SUMEDANG,– Dalam rangka meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan tokoh dan umat beragama menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumedang, menyelenggarakan Workshop FKUB Sumedang.
Workshop di RM Ponyo Ciherang, Sumedang Selatan, Selasa (15/8/2023) itu menhadurkan narasumber Dr. H. Syamsul Falah, M.Pd. (Ketua FKUB), Drs. H. Hanan, S.Sos, MM. (Kabag TU Kemenag Sumedang), Deni Suhandani, M.Si (Bappppeda Sumedang) dan Drs. H. Asep Tatang Sujana, M.Si (Kesbangpol Sumedang). Sedangkan Ketua Panitia adalah H. Budiana, M.Pd., serta sponsor utama acara yakni Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sumedang
Dalam workhsop ini, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi Islam, perwakilan partai politik (parpol), unsur pemerintah daerah dan lainnya ikut hadri.
Budiana mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan sekaligus memperkuat toleransi dan moderasi beragama terutama dalam menyongsong Pemilu 2024.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial tanpa memandang latar belakang agama, suku, etnis, ras dan golongan,” ungkapnya.
Budiana menyebutkan, FKUB memiliki peran untuk dapat membina dan memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat terhadap kemungkinan timbulnya ancaman gangguan keamanan berkaitan dengan persoalan agama, suku, ras antar golongan. Terlebih, terus memupuk proses kerukunan umat beragama juga memantapkan persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa.
“Ada beberapa narasumber yang dihadirkan diantaranya pemateri ke satu oleh pihak Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sumedang dengan mengusung tema, Penerapan Konsep Moderasi Beragama dalam Usaha Menjaga Kerukunan Tokoh dan Umat Beragama Menjelang Pemilu di Kabupaten Sumedang,” jelasnya.
Selanjutnya pemateri ke dua oleh pihak Badan Kesbangpol Sumedang yang mengusung tema, Program Strategis dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Politik menjelang Pemilu di Kabupaten Sumedang.
“Sedangkan pemateri ke tiga yakni Ketua FKUB Sumedang yang mengusung tema, Peran Strategis FKUB dalam menjaga Kerukunan dan Kebersamaan Tokoh serta Umat Beragama Menjelang Pemilu di Kabupaten Sumedang,” jelasnya.
Sementara pemateri ke empat dari Dinas Kesehatan (Dinas Kesehatan) dan Bappppeda Sumedang.
Dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 mendatang, pihaknya berharap dapat terwujud Pemilu 2024 yang bermartabat, beradab dan berbudaya.
“Agenda Pemilu ini harus sesuai dengan tujuan demokrasi untuk memanusiakan manusia. Sehingga, Pemilu merupakan sarana demokrasi. Jadi, kami menilai pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama. Dengan sikap toleransi yang tinggi, maka akan meminimalisir terjadinya konflik antar umat beragama dan kehidupan umat beragama pun terjalin tentram serta damai,” pungkas Budiana. (Abas)