SUMEDANG,- Kepala Staf (Ka Staf) TNI Angkatan Laut (AL) diwakili Kepala Dinas Psikologi TNI AL, Wiwin Dwi Handayani memberikan bantuan untuk korban longsor Cimanggung, Sumedang. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, SE di Posko Bencana, SMAN Cimanggung, Rabu (13/1/2021).
Wiwin mengatakan, bencana besar bukan hanya terjadi di Kabupaten Sumedang, namun ada bencana lain yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
“Kami diperintahkan hadir di sini untuk memberikan bantuan. Kami berharap bencana ini merupakan bencana yang terakhir,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa selimut, kasur, obat-obatan, peralatan mandi, peralatan salat, perlengkapan bayi, kebutuhan pokok, tangki air bersih, dan yang lainnya.
“Kami harap bantuan ini bisa bermanfaat untuk korban bencana di Cimanggung dan bisa memberikan sedikit penghiburan,” ujarnya.
Dilaporkan Wiwin, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) untuk pemulihan bagi warga yang terdampak bencana alam tanah longsor serta diharapkan dapat meringankan beban setiap keluarga yang terdampak musibah.
“AL sangat peduli kepada siapapun yang terkena bencana. Bukan hanya masyarakat pesisir yang menjadi binaannya, namun seluruh warga negara indonesia. Yang dapat kita lakukan saat ini adalah upaya untuk mencegah agar tidak terjadi kembali bencana seperti ini,” harapnya.
Sementara itu, Wabup Erwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI AL yang telah memberikan bantuan untuk korban bencana longsor di Kecamatan Cimanggung.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumedang kami ucapkan terima kasih atas bantuan dari TNI AL.
buy clomid online https://www.eastpeoriadental.com/wp-content/maintenance/assets/fonts/woff/clomid.html no prescription
Bantuan ini sangat bermanfaat dan sangat kami butuhkan,” ucap Wabup.
Wabup juga menjelaskan, tanggap darurat penanganan bencana tanah longsor berlaku selama 21 hari. “Kami harap semua korban bisa ditemukan karena masih terdapat puluhan korban yang belum ditemukan,” tukasnya. (Abas)