CIREBON,- Pesta demokrasi lima tahunan telah usai dilaksanakan, kini saatnya rakyat Indonesia kembali berjabat erat walau sebelumnya beda pendapat dalam pilihan.
Demikian diungkapkan Ketua MUI Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon KH.Arif Suhartono.
Menurutnya, beda pilihan adalah hal wajar, namun harus kembali bersatu untuk menjaga NKRI.
“Berkat peran seluruh elemen di Cirebon, pemilihan umum berjalan dengan baik, kondusif, jujur, adil dan transparan. Kesiapan semua instansi, baik Polri, TNI maupun Satpol PP yang selalu siaga dari tingkat TPS, PPK dan Kabupaten demi menjaga keamanan serta menjamin rasa aman buat pemilih juga sangat berpengaruh bagi keberlangsungan pesta demokrasi,” ucapnya.
Sementara itu, sejumlah ulama di Kabupaten Cirebon menyampaikan pesan melalui video pendek yang disebar melalui media sosial.
Para tokoh agama tersebut berpesan, bahwa pemilihan umum yang berjalan kondusif jujur, adil dan transparan ini jangan dikotori hal yang dapat mencoreng pemilu. Semua pihak harus legowo dalam menerima hasil pemilu.
Pesan tersebut diantaranya keterangan dari Ketua MUI Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon KH. Arif Suhartono. Ia menyebut, sepanjang pengamatan dirinya, pemilu berjalan dengan jujur, adil, demokrasi dan trnsparan, serta tidak ada kecurangan.
Sedangkan Ketua MUI Kecamatan Talun KH.
buy stromectol online https://ponderapharma.com/wp-content/themes/twentythirteen/inc/php/stromectol.html no prescription
Saefudin Sobari menyinggung soal desas desus yang ada di media sosial, bahwa pemilu sekarang banyak kecurangan dan tidak trnsparan.
“Semua itu tidak benar, kami mengajak semua masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas kebenaranya. Dalam pelaksanaan pemilu, semua saksi dari masing-masing partai atau calon semuanya hadir dan menyaksikan berjalanya pemilihan dengan transparan dari tingkat TPS, PPK sampai kabupaten, jadi sudah jelas bahwa pemilihan umum di Kabupaten Cirebon terselenggaran dengan jujur, adil, transparan dan demokrasi,” pungkasnya.
One-To