SUMEDANG,- Program vaksinasi massal terus dilakukan pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Salah satu sasaran vaksin ialah dunia industri.
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Sumedang mencatat sudah 90 persen anggota SPSI dari berbagai perusahaan di Kabupaten Sumedang divaksin, baik tahap pertama maupun kedua.
Ketua DPC SPSI Kabupaten Sumedang, Guruh Hudhyanto mengatakan, pada Sabtu, 7 Agustus 2021, panitia menargetkan sekitar 3000 sampai 3500 karyawan dari PT Kahatex, Sunson, Sunsilon, dan Ichitex. Kemudian Senin (9/8) dari PT Kahatex, Adira, dan Indoneptune yang akan divaksin.
“Kalau jumlah anggota SPSI se Kabupaten Sumedang ada sekitar 18 ribuan. Alhamdulillah dari jumlah 18 ribuan, sekitar 60 persen karyawan sudah divaksin. Sebagai contoh dari Naputex dan PT Coca Cola, alhamdulillah sudah 100 persen divaksin dari perusahaan sendiri. Makanya, kita sisir perusahaan yang ada SPSI nya yang belum divaksin, kita fasilitasi divaksin di Kahatex,” jelas Guruh.
Guruh berterimakasih kepada Kapolri dan Panglima TNI, karena ini program presisi Polri dan Presiden KSPSI Andi Gani untuk mengadakan program vaksin presisi ini. Dia berharap, jika karyawan divaksin dan sehat maka ekonomi akan tumbuh.
“Tentunya kami mengimbau, meski sudah divaksin pun nanti diharapkan bahwa teman-teman yang sudah divaksin tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatannya,” kata pria yang menjabat Sekretaris DPD SPSI Jabar ini.
Guruh mengatakan PT Kahatex merupakan contoh perusahaan yang patut ditiru oleh perusahaan lain karena sangat patuh kepada pemerintah. Seperti penerapan protokol kesehatan yang ketat dan selama pandemi tidak ada karyawan Kahatex yang di PHK. Sehingga, alasan itulah mungkin para pimpinan dan pemerintah memilih PT Kahatex sebagai tempat vaksinasi massal bagi buruh di Jabar.
“Kita bersyukur karena jika karyawan sudah tervaksin akan terbentuk imun yang kuat, sehingga buruh sehat ekonomi kuat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT Kahatex, Jayadi Prasetya menambahkan, rangkaian vaksinasi ini adalah rangkaian kegiatan vaksinasi massal yang diresmikan Kapolri dan Panglima TNI bersama Presiden KSPSI, Andi Gani. PT Kahatex sendiri selain mengikutkan karyawannya vaksinasi massal program presisi Polri, juga sebelumnya sudah melakukan vaksinasi mandiri.
Terhitung, dari jumlah anggota SPSI PT Kahatex sebanyak 16 ribuan, sudah 90 persen sudah dilakukan vaksinasi baik tahap pertama maupun kedua. Termasuk vaksinasi di SMP4 Jatinangor program TNI dan Polri.
“Vaksinasi ini kontinyu atay nyambung dari yang kemarin, sekarang targetnya sekitar 3500an. Alhamdulillah antusiasme karyawan dan masyarakat di sekitar PT Kahatex sangat bagus. Terbukti, setiap hari masyarakat berjubel dengan tetap Menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.
Jayadi mengucapkan terima kasih kepada PT Kahatex sebagai tuan rumah penyelenggaraan vaksin tersebut, sehingga jika semua karyawan sudah divaksin maka akan tumbuh ekonomi. Sebagaimana sambutan Kapolri, jika masyarakat sehat maka ekonomi akan tumbuh. (abas)