MAYBRAT,– Pj. Bupati Maybrat, Dr. Bernhard E. Rondonuwu, S.Sos., M.Si., bersama Kasdam Kodam XVIII Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dan Kasrem 181/PVT Kolonel Infantri Cristian Pieter Sipahelut mengikuti Video Confrence Wakil Presiden RI Prof. DR. (HC) K. H Ma’ruf Amin.
Mereka mengikuti kegiatan tersebut di Kampung Tahsimara, Distrik Aifat Timur Tengah, Rabu (1/11/2023) pukul 12.30 WIT.
Video Confrence membahas Gerakan Nasional Ketahanan Pangan tahun 2023 dalam rangkaian HUT ke 78 TNI, juga kolaborasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan tema “Ketahanan Pangan Untuk Indonesia Maju”.
“Semangat pemda dan masyarakat Maybrat tidak akan luntur, dan justru berupaya bergerak terus walaupun dengan keterbatasan jaringan internet. Pemda Maybrat sukses melaksanakan Video Confrence dengan Wapres RI dan jajaran Kodam XVIII Kasuari,” kata Bernhard, seusai acara.
Ia mengatakan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan ini sebagai bentuk pengendalian inflasi pangan di daerah. Kegiatan menanam dan panen serentak ini dilaksanakan di 385 titik di seluruh Indonesia.
Dalam Video Confrence tersebut, Kasdam Kodam XVIII Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga menyampaikan kepada Wapres RI, bahwa di wilayah Kodam XVIII Kasuari telah menyiapkan 227 hektar lahan di dua provinsi, yakni Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Saat ini yang sudah produktif ada sekitar 176 hektar. Untuk di Kabupaten Maybrat sendiri dari total 8 hektar sudah ada 2 hektar yang sudah produktif dan sementara ini juga ditanami padi dan jagung yang rencananya sudah bisa dipanen pada akhir Januari 2024,” jelas Yusuf.
Ia mengajak bersama-sama merubah mindset demi kelangsungan hidup keluarga dan bersama membangun Maybrat yang sudah aman dan tentram.
Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Maybrat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasdam XVIII Kasuari dan Kasrem 181/PVT yang sudah hadir di Maybrat ini.
“Pemda Maybrat konsisten dalam rangka menyiapkan ketahanan pangan. Dinas pertanian dan juga dinas terkait serta masyarakat khususnya di wilayah Aifat Timur Raya ini bahu membahu mendukung program prioritas pemerintah, terutama menekan laju inflasi di daerah,” ungkapnya.
Menurut Bernhard, masyarakat di wilayah Aifat Timur ini sudah mendukung pemerintah juga TNI dan Polri. Bahkan di sekitar Sungai Kamundan, bertahap dibuka lahan pertanian kurang lebih 15 hektar.
“Kami, pemda bersama masyarakat dan para tokoh berkeinginan membangun wilayah, apapun yang terjadi nanti kami anggap itu adalah dinamika dalam pembangunan. Melalui dukungan keamanan dari TNI dan Polri, kami akan jalan terus melakukan perbaikan dan pembangunan di Wilayah Aifat Timur ini sebagaimana mestinya,” papar dia.
Dalam rangkaian acara tersebut, tambah Bernhard, Dinas Pertanian Kabupaten Maybrat memberikan bantuan bibit jagung dan alat pertanian kepada masyarakat di wilayah Aifat Timur Raya. (Abas)